liesha92

BANA

[FANFICTION] Good bye My BestLove Friend

Nama : lisa

Author : @Nadya0999 admin of @BANA_INDO

Cast : Gongchan,Lizzy,Jinyoung

Genre : Friendship,Sad

Lenght : Oneshoot

—————————————————-

Ini FF oneshoot yg pertama kali gue buat,makasih banget buat @lee_sha_kwang yg udh pesen ff ini,maaf ga sesuai yg lo mau ya ff nya,soal nya di benat gue hanya ada gongchan,gongchan dan gongchan (?) jadi pemeran utam nya gongchan deh :3 *author ga tau malu*

Oya lo minta romance sad kan? Berhubungan cerita ini ke-inspirasi dari cerita hidup gue *Curcol deh* jadi gue rasa ini bukan romance  sad melain kan Friendship sad,ya karena terakhir nya ada seseorang yg meninggal di ff ini.

Segitu aja yg gue sampein buat lo ya lisa,maaf bgt udh ubh maen sembarangan,gue butuh banyak komentar dari lo dan jg yg baca ini..Maaf bgt klo kurang asik,garing,ending ga jelas,dan apapun itu langsung aja komen dan bilang ke gue ya,gue suka sama org2 jujur ^^

Okeee selamat baca aja ya,We heart you Lisa,makasih udh nge-request :*

—> Thank you from me, Nadya ^^ Makasih udah mau ngebikinin ini FF. Tersentuh banget loh.. Hehe :*

—————————————————-

Lizzy pov-

“Gongchan..” panggil ku kepada teman laki-laki ku yang sedang bermain sepedah. Aku pun menghampiri nya sambil membawa 2 permen lollipop yg ku genggam.

“Eomma ku membeli 2 permen untuk ku,kau mau satu?” tawar ku sambil tersenyum.

“Benarkah? Terimakasih Lizzy ! ayo kita makan bersama-sama !” jawab nya sambil mengambil permen yg ku tawarkan tadi,lalu dia pun menyimpan sepedah  nya dan menghampiri ku.

“Permen nya enak sekali” ujar gongchan ,muka nya terlihat berseri.

Aku mengangguk.

Bruk !!

Tiba-tiba permen yang ku pegang jatuh karena seseorang menabrak tubuh ku dengan kasar.Aku terjatuh,telapak tangan ku sedikit berdarah karena tergesek oleh tanah dan batu.

“eomma !!” teriak ku sambil merengek kesakitan.

“Gwencana?”Tanya gongchan panik.

“Dasar orang miskin ! seenak nya bermain di lapangan ini !!” cela jinyoung.

“Mengapa kau berkata seperti itu!! Aku akan melaporkan ini kepada eomma ku !!” ancam gongchan.

“Laporkan saja !! aku tidak takut dengan orang miskin !!”ujar jinyoung. Ia menendang sepedah gongchan lalu pergi begitu saja.

Aku menangis.Ya telapak tangan ku berdarah dan itu sangat sakit sekali.

“Lizzy kamu tidak apa-apa kan?” Tanya gongchan.

Gongchan pun memegang telapak tangan ku dengan hati-hati,lalu ia meniup telapak tangan ku.

“Pasti ini perih,mianhe aku tidak bisa melindungi mu” ujar gongchan yang masih meniup telapak tangan ku.

“gwencana,ini bukan salah mu kok”

“Ini salahku !! Gongchan berjanji akan selalu menjaga Lizzy sampai nanti”

“Benarkah?”

“Um..Sekarang ayo kita pulang,kita obati luka mu ini”

…………..

12 Tahun kemudian….

“Eomma aku berangkat ya !” teriak ku sambil membenarkan sepatu.

Aku pun keluar dari rumah ku,Ya ini hari pertama ku masuk kuliah.

Breeeeem..Breeeeeeem

Melintas lah sebuah mobil biru yang berlaju cepat di hadapan ku. Ya aku sangat kenal dengan pengendara nya,dulu dia teman ku tapi tidak dengan sekarang.

Dia teman ku saat umur kami masih 6 tahun nama nya Gongchan,kupikir dia bukanlah gongchan yang dulu. Bukan gongchan yang selalu bermain dengan ku,Bukan gongchan yang selalu tersenyum jika melihatku.

Sifat nya yang sekarang sangat berbeda dengan yang dulu,Sekarang dia tidak pernah menyapa ku,tersenyum kepada ku,dia berubah menjadi laki-laki dingin yang seperti nya tidak menyukai ku.

…..

*Sampai di kampus*

“Lizzy !!” sapa teman ku No eul.

Aku tersenyum tipis.

“Wae? Pagi-pagi begini kau sudah tidak bersemangat? Ada apa ?” Tanya nya sambil menggandeng tangan ku.

“Aku melihat Gongchan tadi pagi” jawab ku.

“Kau melihat orang itu lagi?? Ya ampun kenapa kau bisa melihat nya?”

“Rumah ku dengan dia kan hanya di batasi oleh 3 rumah,masa kau lupa”

“aaaah iya..hehe”

No Eul adalah sahabat ku sejak SMP hingga sekarang,dengan setia nya dia selalu mendengar curhatan ku tentang sahabat kecil ku,Gongchan.

“Lizzy,berhentilah memikirkan nya” ucap no eul saat kami sampai di kelas baru.

“Aku tidak bisa”

“wae ?  kau ini hanya menanti harapan yang sia-sia ! lebih baik cari saja laki-laki lain,masih banyak kan laki-laki yang lebih baik dari nya,contoh nya..”

No eul tiba-tiba menyenggol siku ku.

“Contoh nya seperti laki-laki yang lewat tadi,mata nya sipit,dan seperti nya juga dia murah senyum”lanjut no eul.

“Tapi seperti nya aku mengenal laki-laki itu”Gumam ku.

“Hah? Tadi kau bilang apa?” Tanya no eul yang seperti nya mendengar gumam ku.

“tidak ada,lupakan saja” jawab ku tersenyum.

Ya..seperti nya aku mengenal nya,Dan aku tau siapa dia..

Dia adalah..

Jinyoung oppa.

…………………….

“No eul,kau percaya akan takdir?” Tanya ku di saat waktu istirahat kami.

“Terkadang,wae?”

“tidak apa-apa,aku hanya bertanya saja”

“jangan bilang kau merasa kau di takdirkan dengan gongchan? Ya lizzy ah !”

“Sudahlah,aku tidak berfikir seperti itu kok”

“Bohong?”

“Benar kok,aku tidak berbohong no eul” jawab ku tersenyum.

No eul mengangguk kecil.

“Kau lizzy ya?” Tanya seseorang sambil menyentuh pundak ku.

Aku pun menoleh kebelakang,ku lihat seorang  laki-laki.

“Jinyoung oppa?” ujar ku tak percaya.

“Kau masih mengingatku,wah sudah  13 tahun ya kita tidak bertemu”

“Ya..”

“Bagaimana kabar mu dengan sahabat mu ?”

“kami berdua baik-baik saja”

“Baguslah jika begitu, tetapi Lizzy ah,kita lanjutkan nanti ya..aku harus pergi ke ruang dosen sekarang,annyeong” Lalu dia pun pergi berlari.

“Kau mengenal dia?” Tanya no eul heran.

“Ya..dia teman kecil ku juga”

“benarkah?? Omo ! berarti dia teman mu dengan gongchan?”

“bukan teman ku,dulu dia orang yang suka mengejek ku”

“ah..ku kira kalian berteman dengan baik,tapi baguslah orang yg dulu mengejek mu menjadi orang yang baik dan orang yang baik dengan mu menjadi orang yg sangat jutek.” Jelas Lizzy.

No eul pun sibuk bermain dengan handphone nya,sedangkan aku menulis di diary ku,Ya diary yang di mana di setiap lembar nya terdapat nama “Gongchan”.

Aku selalu menuliskan nya di setiap lembar diary ku,tapi apakah dia juga melakukan hal yang sama?

 Aku senang jika memikirkan masa lalu ku bersama dia,tapi akah dia juga akan merasa senang jika ia mengingat masa lalu nya bersama ku?

 Aku senang melihat dia tersenyum,tertawa walaupun senyum dan tawa itu bukan untuk ku.

Mengapa dia berubah? Apa alasan dia untuk menjauhi ku?

Apa salah ku kepada nya?

Jika waktu bisa di putar ulang,aku ingin mengetahui apa salah ku kepada nya dan memperbaik nya dengan sebisa mungkin,Agar persahabatan kami berdua bisa berlangsung sampai sekarang.

“No eul ah,Aku pulang duluan ya” ujar ku merapikan buku diary dan barang-barang yang ku taruh di atas meja ku.

“Tapi pelajaran kan belum di mulai,kau akan pergi kemana? Ini kan pertama kali nya kita belajar di kampus”

“Aku ingin ke suatu tempat,tempat yang sudah lama tidak ku kunjungi”

“baiklah,hati-hati ya”

……………………………………

Ini lah tempat yang ingin ku kunjungi,Lapangan luas di mana dulu aku dan gongchan selalu bermain di sini. Entah mengapa aku sangat ingin pergi ke sini.

“Bisakah waktu di putar ulang?” teriak ku.

“Bisa saja !!!” sahut seseorang.

Aku langsung menoleh ke belakang.

“Kau suka kemari juga”ujar laki-laki itu.

“Tidak,ini pertama kali nya aku datang lagi kemari”

“benarkah? Aku kira kau melakukan hal yang sama seperti gongchan.Gongchan juga sering datang kemari kok”

Gongchan suka datang kemari?

“benarkah?”

“Kau tidak tau ? bukan kah kau sahabat nya?”

“Tidak untuk sekarang..dia menjauh dari ku”

“kenapa?”

“aku juga tidak tau..”

“tapi gongchan suka menyapa ku kok,dia sama saja seperti dulu”

“tidak untuku,dia menjadi orang yang dingin..oppa”

“Gongchan suka datang kemari juga,tapi pada malam hari,Aku pernah melihat dia diam dengan waktu yang cukup lama.”

Aku hanya tersenyum tipis.

“Oya,jika aku kemari aku selalu mengingat saat aku mengejek mu..rasa nya sangat lucu ya”

“Iya..dan waktu berlalu dengan cepat”

“iya benar sekali..hehehe,kau kenapa? Kok terlihat lesu?”

“Engga kok,hehe”

Aku ingin sekali berbicara dengan gongchan,walaupun hanya sebentar..

“Kau ingin berbicara dengan gongchan kan? Kalau begitu kau harus menunggu nya sampai malam” ujar jinyoung seakan dia mengetahui apa yang berada di benat ku sekarang.

“Ya..seperti nya aku akan menunggu disini”

“Maaf ya lizzy aku tidak bisa disini bersama mu,karena pacar ku sedang menunggu”

“Pacar?”

“Ya..pacar ku,hehe”

“Chukae”

“gomawo..lizzy aku pergi dulu ya”

“ya oppa”

Aku akan menunggu gongchan sampai dia datang..

Walaupun seperti nya dia tidak ingin melihatku.

Tapi aku akan menunggu nya sampai dia datang.

………………….

Kini waktu sudah menunjukan pukul 22.30,tetapi gongchan belum juga datang..

Sebenarnya aku taku diam di lapangan yang luas ini,tetapi demi bertemu dengan gongchan aku akan terus diam di sini.

Supaya tidak bosan,aku pun membuka buku diary ku.Kenapa dengan pulpen ku,kenapa tinta nya tidak berjalan??

Karena kesal,aku pun melemparkan pulpen ku ketengah jalan ..

Tetapi setelah ku lempar,ku piker-pikir sebaik nya aku harus mengambil pulpen itu lagi,karena pulpen itu pemberian ibu gongchan.

Saat aku mengambil pulpen ku,aku mendengar suara laju mobil yang begitu kencang.

AAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!

…………….

Gongchan pov

Hari ini ku lihat Tetangga ku lagi,Lizzy sedang diam di depan rumah nya,dia selalu ada ketika aku melewati depan rumah nya.

Hari ini aku juga kesal,karena seseorang sudah merebut ciuman pertama ku ! siapa lagi kalau bukan calon tunangan ku yang sangat genit,dia perempuan tetapi seperti nya dia tidak tau malu,dia mencium ku dengan sembarangan di depan orang tua nya.!! Maka dari itu sepulang dari rumah nya,aku langsung  ingin bergegas pulang. Seperti biasa aku mengendarai mobil ku dengan kecepatan tinggi.

Tetapi saat di jalan tadi,aku merasa menabrak sesuatu,apakah itu batu? Ah tau lah !

Ketika aku sampai rumah aku pun langsung pergi ke kamar ku,tanpa mencuci mobil ku,Ya karena aku sangat capek sekali.

*pagi hari*

“Gongchan !! bangung !!” teriak eomma ku sambil mengetuk pintu ku dengan keras.

Aku langsung membuka pintu kamar ku.

“Ada apa eomma?”

“Tetangga di larikan ke rumah sakit ! cepat antar eomma ke rumah sakit !”

“Memang siapa yg di larikan ke rumah sakit ?”

“Cepat saja ! cepat mandi lalu antar eomma ke kamar mandi !”

“Baiklah” Jawab ku agak malas.

Setelah mandi aku pun mengantar kan eomma ku ke rumah sakit,sebenar nya siapa sih yang  di larikan ke rumah sakit? Kenapa eomma ku begitu panik?

Eomma ku langsung berlari entah kemana,aku mengikuti nya dari belakang.

Begitu sampai di tempat  yang di tuju,eomma ku langsung masuk ke dalam ruangan itu,aku menunggu di luar.

Ku lihat ada seorang perempuan sedang menunduk sambil menangis terisak-isak.

“No eul?” tebak ku.

Perempuan itu langsung melihat ke arah ku.

“Untuk apa kau disini hah?” Tanya nya yang seperti nya tidak menyukai keberadaan ku.

“Aku di sini ya untuk mengantar eomma ku menjenguk seseorang” jawab ku

“Kau mengantar eomma mu? Ku kira kau memang sengaja datang ke sini untuk melihat Lizzy”

Lizzy? Teman kecil ku ? kenapa dengan dia ? kenapa no eul menangis?

“Memang ada apa dengan lizzy?”

“Dia di temukan di semak-semak dekat lapangan di rumah nya,Seperti nya dia di tabrak oleh seseorang”

“DI tabrak? Kapan kejadian nya ?” Tanya ku mulai panik.

“Kemarin malam,Dokter berkata lizzy sudah..tidak..” no eul tidak bisa melanjutkan kata-katanya,karena dia menangis lagi.

Tanpa berfikir panjang aku pun langsung masuk ke dalam ruangan di mana ada lizzy sedang terbaring disitu.

“eomma..lizzy..lizzy”ujar ku tak menyangka,kepala nya di perban,banyak sekali lilitan selang yang terhubung dengan tubuh nya.Ngeri sekali melihatnya.

“Dia kehabisan darah gongchan..kalau tidak ada pendonor darah kemungkinan lizzy tidak dapat di selamatkan” jawab eomma ku.

Mendengar kata-kata itu,aku langsung keluar dari ruangan itu.Tiba-tiba no eul memberikan sebuah buku diary kepada ku.

“Ini..buku yang selalu di bawa lizzy kemana-mana,kaya nya kamu harus baca ini” ujar no eul sambil menyodorkan buku diary berwarna kecoklatan itu.

Dear diary,Ijinkan aku menulis semua perasaan yg berada di hati ku,walaupun aku tau aku hanya mengharapkan sesuatu yg sangat sia-sia.

Ijinkan aku untuk menangis jika aku membaca lembar perlembar diary yg telah ku tulis,karena aku merasa bodoh hanya memikirkan dan menulis nama seseorang itu saja di diary ku.

Ijinkan aku untuk tersenyum jika aku mendapatkan senyuman dari seseorang yg kusukai walaupun aku tau senyuman itu bukan untuk ku.

Untuk seseorang yang ku sukai dalam waktu yg cukup lama.GONGCHAN.

Sahabat kecil ku,yg sangat ku sayangi.

Itulah halaman pertama pada diary itu,aku dapat merasakan rasa sakit yg ia rasakan saat aku membaca lembaran awal yang ada pada diary itu,Tanpa berfikir panjang aku langsung menutup buku diary itu,tiba-tiba aku memikirkan sesuatu…

“Golongan darah lizzy apa?” Tanya ku kepada no eul.

“A”

“Sama seperti ku,mereka belum menemukan pendonor nya kan?” Tanya ku.

“aku tidak tau,kamu Tanya saja kepada eomma lizzy”

Dengan bergegas aku pun masuk ke kamar lizzy di rumah sakit.

“Eomma,aku ingin mendonorkan darah untuk lizzy” sahut ku saat masuk ke kamar itu.

“Tapi lizzy butuh banyak darah,ini juga bisa membahayakan kamu gongchan” jawab eomma lizzy.

“Engga apa-apa tante,aku merasa punya salah banyak sama lizzy,mungkin dengan ini aku bisa ngebantu dia”

“tapi tante..sebelum nya boleh kan aku minta waktu berdua sama lizzy disini?” lanjut ku.

Eomma lizzy mengangguk,eomma ku dan eomma lizzy pun pergi meninggalkan lizzy dan aku berdua.

Walaupun keadaan lizzy sedang kritis,tapi aku tetap harus bicara dengan nya.

“Lizzy,maafin aku..aku ngejauhin kamu itu bukan karena kamu punya salah sama aku,aku ngejauhin kamu karena aku ga mau nyakitin perasaan kamu..saat itu ibu ku bilang percuma jika aku mempunyai pacar tetapi akhir nya aku akan menikah dengan orang lain,bukan dengan orang yang aku cintai. Aku jadi merasa  bahwa percuma aku pacaran dengan kamu kalau nanti akhir nya aku hanya bisa menyaakitin hati mu,lebih baik aku menghindari kamu,supaya perasaan ku ke kamu menghilang dengan perlahan,Tapi nyata nya aku ga bisa lupain kamu dengan gitu saja.Bahkan aku merasa menyesal udh ngejauhin kamu,aku juga merasa aku ga nepatin janji aku sewaktu dulu,aku ga bisa jaga kamu sampai sekarang..Maafin aku”

“Untuk menebus kesalahan aku,biarin aku ngedoronin darah ini buat kamu” lanjut ku.

Setalah berbicara dengan lizzy,eomma lizzy langsung mengantar kan aku kepada tim dokter.

……..

Saat ku membuka mata ku secara perlahan,ku lihat lizzy sedang tersenyum dan melambaikan tangan nya di hadapan ku.

“Lizzy !!” teriak ku terkejut serta bahagia.

“Gongchanie” respon nya.

“Kau sudah baikan? Kau tidak apa-apa? Kenapa luka mu menghilang?” begitu banyak pertanyaan yg ku tanyakan kepada nya.ya aku sangat senang sekali bisa melihat nya lagi.

“Aku tidak apa-apa kok gongchan,gongchan makasih ya kamu udh baik selama ini ke aku”jawab nya tersenyum.

“Baik? Baik apa? Aku merasa aku udh jahat banget sama kamu..Maafin aku” bantah ku lalu memeluk nya.

Lizzy menepuk punggung ku secara perlahan-lahan.

“Kamu engga jahat kok,kamu baik banget sama aku..makasih ya atas semua kebaikan kamu,tapi maaf aku selalu engga bisa ngebales kebaikan kamu” ujar lizzy yang masih tetap menepuk punggung ku.

Dia pun melepaskan pelukan kami.

“Gongchan..Coba kamu tutup mata kamu perlahan-lahan lalu buka mata mu lagi” suruh lizzy,Aku hanya mengangguk lalu melakukan apa yg di suruh oleh lizzy.

Ku pejam kan mata ku,Namun saat ku buka mata ku lagi,Aku tidak melihat sosok lizzy,aku melihat sosok ibu ku yg melihatku dengan mimik muka cemas.

“Gongchan !! akhir nya kau siuman !!” ibu ku langsung memeluk ku.

“Lizzy..tadi aku liat lizzy,sekarang kemana dia?” Tanya ku yg baru siuman,bahkan mata ku terasa berat sekali.

“Dia sudah tidak ada,dokter bilang mereka tidak bisa menyelamatkan nyawa lizzy bahkan sesekalipun kau mendonorkan banyak darah..”

Aku terdiam.

Lalu siapa sosok yg telah ku lihat tadi? Baru saja ku lihat lizzy ! apakah tadi hanya mimpi?

“Saat sudah mendonorkan darah mu,kau tidak sadarkan diri selama beberapa jam,eomma sempat khawatir karena takut kau tidak siuman lagi” ujar eomma ku.

“Eomma,tadi ku lihat lizzy,Ku lihat dia tersenyum kepada ku,dia memaafkan ku..”

“ya,lizzy memang anak yg baik..semoga dia bahagia di alam sana”

Aku mengangguk.

Selamat tinggal lizzy,Semoga kau bahagia di sana,Kamu akan selalu ku ingat sampai nanti.

My BestLove Friend .

8월 20, 2011 - Posted by | B1A4, Fan Fiction | , , , ,

댓글 2개 »

  1. Telat baca lagi, tapi..Huaaaaa!!!!! Channie..
    Kamu mau jadi best friendku kan? Aku sedih..huaa…hua..hiks..hiks..
    Eh eonni, itu si Gongchan mau apa? Pacar? Dia suka ama Lizzy? Wah.. hua!!

    댓글 by Alya Shafira Lamato | 12월 28, 2011 | 응답

    • Iya Gongchan temen masa kecilnya Lizzy ^^ Dia suka ama Lizzy kekeke~😄

      댓글 by YoungChannie | 12월 29, 2011 | 응답


답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

%s에 연결하는 중

%d 블로거가 이것을 좋아합니다: