liesha92

BANA

[FANFICTION] Romantic Jinyoung Day

Title: Romantic Jinyoung Day

Author: Lisa Lunardi

Genre: Friendship, Comedy

Lenght: Oneshoot

Cast: Jinyoung & B1A4 member + YOU

Poster Credits: b1a1_gk + b1a4-jinyoung.com

*isi ____ dengan namamu

*Notes: Judul ini hanya diambil dari Trending Topic untuk ultah Jinyoung tapi isi FF ini bukanlah kejadian sebenarnya yang terjadi di Romantic Jinyoung Day event. Jalan cerita di FF ini murni imajinasi author ^^

Di dorm B1A4….

“Woah, 1 jam lagi Jinyoung hyung ultah”

“Iya iya. Hei Sandeul, kita rencana pengen bikin surprise nanti jam 12.00 KST. Kau punya ide gak?”

“Mau surprisenya jam 12.00 KST? Bukannya besok kita akan merayakan Romantic Jinyoung Day? Mengapa kita gak kasih surprise disana aja?”

“Iya disana itu kita merayakannya bersama BANAdeul. Kalau sekarang kita rayakan berlima saja”

“Ehmmm sebenarnyaaa… Aku sudah mempersiapkannya. Tadi aku sempat membeli cheese cake di toko kue dekat dorm dan sekarang cheese cake nya aku taro di kulkas” Gongchan mulai angkat bicara.

“Woahhhh kau maknae yang sangat perhatian dengan leader yaa” Baro tersenyum nakal.

“Iyaaa sebab Jinyoung hyung juga menyiapkan surprise ketika Sweet Gongchan Day”

“Ahhh iya.. Kita semua sudah pernah merayakan Happy CNU Day, Sweet Gongchan Day, Merry Baro Day, lalu sebentar lagi Romantic Jinyoung Day. Kira-kira kalau Sandeul ultah, namanya apa ya??” tanya CNU.

“Hummmm….” Semua nampak berpikir.

“Crazy Sandeul Day” ucap Baro yang langsung dihadiahi timpukan bantal dari Sandeul.

“Bebek Sandeul Day” celetuk CNU yang langsung dihadiahi sendal terbang (?)

“Smiling Sandeul Day” ucap Gongchan dan Sandeul pun terdiam sejenak.

“Smiling yaa.. Bagus juga” Sandeul langsung menunjukkan senyumannya dan memamerkan gigi-giginya yang menjadi korban pepsodent ._.

“Ahhh sudah sudahhh.. Ulang tahunku masih lama. Sekarang kita harus memikirkan kita mau ngapain Jinyoung hyung malam ini. Hummm, aku punya ide nih.. Sini aku bisikan idenya” Semua member mulai mendekat dan mengangguk-angguk gak jelas (?) mendengarkan ide dari Sandeul.

“Not bad.” gumam Baro.

***

“Psstttt jangan berisik” Sandeul dan Baro mengintip dari balik pintu dan melihat Jinyoung sedang tidur bersama Gongchan. Namun Gongchan hanya berpura-pura tidur agar Jinyoung tidak curiga. Gongchan mulai membuka matanya dan mengecek Jinyoung sudah tidur atau belom. Lalu ia pun mengacungkan jempolnya memberi kode bahwa Jinyoung sudah tertidur.

“CNU hyung, kue nya sudah siap?”

“Sudah siap”

Gongchan beranjak dari tempat tidurnya lalu mengambil napas panjang sebelum akhirnya berteriak “KEBAKARANNNN!!! KEBAKARANNNN!!!”

Jinyoung refleks bangkit dari tempat tidur. Baro dan Sandeul pun masuk ke kamar mereka dan ikutan berteriak “KEBAKARANNN!!!”

“HAH!?! Kebakaran dimana?? Dimana??”

“Hyung!! Palli !! Inro hyung (nama managernya B1A4) menyuruh kita ke kolam renang sekarang!!”

“Kebakaran!!!” Ada beberapa staff yang sengaja ikut-ikutan panik agar Jinyoung tidak curiga. Para staff itu pun berlari-lari menuju kolam renang..”

“Ayo hyung palli!!!” Gongchan menarik Jinyoung turun menuju kolam renang diikuti Sandeul dan Baro dari belakang. Di kolam renang tak nampak satu orangpun. Belom sempat Jinyoung bertanya pada Gongchan, Gongchan langsung mendorong Jinyoung ke kolam renang.

“WEI!!!” Teriak Jinyoung.

“Saengil chukahamnida.. Saengil chukahamnida.. Saranghaeyo leader Jinyoung.. Saengil chukahamnida” CNU Baro Sandeul dan Gongchan bernyanyi serempak.

“Sudah kuduga” Jinyoung menghela napas. Jinyoung berusaha untuk keluar dari kolam renang tapi Gongchan malah duduk di depan Jinyoung dan menghalanginya.

“Hyung mau kemana? Naik? Gak boyeh!”

“Kalian mau membunuhku disini. Ini sudah lewat jam 12 malam, airnya sangat dingin”

“Mau kutambah sesuatu yang dingin lagi gak hyung?” Gongchan tersenyum nakal.

“Jangan macam-macam ya Chan!”

“HORAYYY!!!” Secara tiba-tiba Sandeul menemplokan potongan kue di kepala Jinyoung.

“BEBEKKK!!!!” Teriak Jinyoung.

Tanpa memperdulikan Gongchan, Jinyoung langsung naik dari dalam kolam dan kejar-kejaran dengan Sandeul mengitari kolam renang..

“HYUNG!!!” Tanpa basa-basi lagi Baro langsung memandikan (?) Jinyoung dengan tepung terigu dan alhasil Jinyoung pun menjelma menjadi patung ._.

“Gongchan sudah menjeburkan Jinyoung hyung ke kolam, Sandeul menemplokan kue, aku nyirem pake tepung terigu. CNU hyung sekarang giliranmu!”

“Aku tidak akan mengerjaimu kok Jinyoung. Aku hanya ingin memberikanmu kejutan. Benar-benar sebuah kejutan”

“Kejutan apa? Awas macam-macam”

Tak berapa lama kemudian, langit yang tadinya hitam pekat berubah menjadi warna warni dihiasi dengan kembang api yang sangat cantik..

“WOAHHH keren kembang apinya” Jinyoung terpesona.

“Kembang api itu diberikan oleh salah seorang BANA yang berasal dari Indonesia”

“Sungguh tragis ya nasib kita” Sandeul merenung.

“Tragis kenapa hyung?” tanya Gongchan.

“Kita itu B1A4, artis.. Masa untuk membeli kembang api saja harus mendapat sumbangan dari BANA”  T____T

“Itu bukan sumbangan! Itu menandakan betapa perhatiannya BANA dengan kita.. BANA sayang dengan kita dan kita pun sayang dengan mereka” ucap Gongchan sambil tersenyum.

“Iya benar itu” CNU berjalan mendekati Jinyoung dari belakang dan dengan tampang tak berdosa ia memecahkan telor diatas kepala Jinyoung dan alhasil Jinyoung sudah benar-benar lengket dan gak karu-karuan wujudnya.

“KALIAN!!!!” geram Jinyoung..

“Huwaaaa kaburrr!!!” Mereka kembali kejar-kejaran muterin kolam renang.

“Sudah ahhh aku capek” Baro bersama member yang lain mulai ngos-ngosan.

“Hyung, sebaiknya kau tiup dulu lilinnya sambil make a wish” Sandeul menyalakan korek dan menyodorkan kue ulang tahun di depan congor Jinyoung. Jinyoung pun memejamkan mata kemudian meniup lilinnya..

“YEAYYY!!! Saengil chukkae!!”

“Aku benar-benar gak tau harus berkata apa. Tapi aku benar-benar beryukur memiliki saudara-saudara seperti kalian dan juga pacar-pacar seperti BANAdeul” Diluar dugaan, Jinyoung langsung memeluk Sandeul.

“Saranghae bebekkk” Jinyoung tak melepaskan pelukannya dari Sandeul sementara Sandeul meronta-ronta.

“HYUNG!! Sarang sih sarang, tapi aku gak bisa napas!” Jinyoung melepaskan pelukannya dan alhasil baju Sandeul pun sudah dipenuhi oleh tepung terigu.

“OOW!!!” Tiga member lain saling berpandangan.

“Aku pergi dulu hyung!! Sampai bertemu besok di Romantic Jinyoung Day. Jangan lupa mandi” Gongchan, Baro dan CNU buru-buru ngacir takut bernasib sama seperti Sandeul. Tinggallah Jinyoung bersama Sandeul.

“Hyung, kuenya mau diapain?” tanya Sandeul.

“Diapakan saja. Dimasukkan ke kulkas juga boleh”

“Tapi aku gak mau”

“Terus maunya diapain?”

“Maunya diginiin” Sandeul langsung menemplokan cheese cake itu tepat ke muka Jinyoung dan muka Jinyoung semakin gak karu-karuan.

“Jangan lupa mandi, hyung!!” Sandeul berlari meninggalkan Jinyoung sendirian di kolam renang.

“Tuhan, kenapa aku harus menjadi leader B1A4 dan memimpin anak-anak bebek itu. Dosa apa hambamu ini” T_T

***

ROMANTIC JINYOUNG DAY EVENT

“Nah sekarang BANA ingin apakan leader kita tercinta ini?? Bebas gak dipungut biaya apapun. Pajak ditanggung WM Entertainment (?)” ucap Sandeul sembarangan.

“Nah kamu..” Baro tiba-tiba menunjukmu di bangku penonton.

“Siapa namamu?”

“_____”

“Oke _____, sekarang leader kami akan mengabulkan apapun keinginanmu. Sekarang kamu ingin Jinyoung melakukan apa?”

“Goyang gayunggg!!!” Jawabmu penuh antusias dan disambut tatapan bingung para member B1A4.

“Apa?? Goyang payung??” Sandeul pergi ke backstage sebentar dan mengambil payung lalu mempraktekan gerakan “Sarimin pergi ke pasar”

“Gayung congek!! Bukan payung!!” Baro merebut payung Sandeul sebelum temennya ini tambah edan.

“Apa?? Dayung?” Gongchan gak mau kalah congeknya (?)

“Gayung!! Gayung!!!” Baro mulai gak sabaran dan malah mempraktekan goyang gayung sendirian di atas panggung.

“Nah, sudah diwakilkan oleh Baro kan? Okee next, permintaan selanjutnya” ucap Jinyoung santai.

“Kampret lu hyung!” Baro melempar topinya ke pantat Jinyoung.

“____, selain goyang gayung kau ingin membuat permintaan apa lagi dengan leader kami?”

“Emmm.. Aku ingin memeluk Jinyoung oppa” Ucapmu malu-malu. Tanpa kau duga sebelumnya Jinyoung langsung menghampirimu dan langsung memelukmu. Para member B1A4 dan para BANA kontan langsung berteriak histeris.

“Ahhh aku akan memberikan mu bonus tambahan” Tanpa kau bertanya bonus apa yang diberikan, Jinyoung langsung mengecup keningmu dengan lembut dan membuatmu mematung di tempat.

“WOOO!!! Acara ini berubah dari Romantic Jinyoung Day menjadi Dating Jinyoung Day!!” Seru Sandeul.

“Akhirnya leader kita menemukan pasangan yaitu seorang BANA bernama _____” CNU nyeletuk.

“WOOO!!!” Baro gak mau kalah. Baro juga ikutan langsung memeluk Sandeul dan seolah-olah dengan penuh napsu, Baro pura-pura ingin mencium bibir Sandeul tapi tentu saja tangan Baro sudah sigap membekap mulut Sandeul. Sandeul meronta-ronta gak bisa napas hingga mereka berdua jatuh ke lantai.

“Eh gila ya lu hamster!” Ucap Sandeul terengap-engap sambil mengelap-elap bibirnya. “Ebuset hamster, tangan lu bau pete”

“Eh bebek, mulut lu juga bau jengkol”

“Kurang romantis nih ahhh” Gongchan beranjak dari tempatnya berdiri menuju sudut ruangan dan memetik setangkai mawar merah di dalam vas bunga. Gongchan pun beranjak menghampiri Jinyoung dan menyerahkan mawar itu “Sedikit sentuhan lagi pasti lebih romantis” Gongchan berkedip nakal.

Jinyoung pun berlutut dihadapanmu sambil menggenggam tanganmu dan menyerahkan setangkai mawar merah itu.

“Thanks for being BANA dan thanks for your support to us” Jinyoung tersenyum hangat dan penuh makna kepadamu.

“Would you marry me?” Diatas panggung gantian Gongchan dan CNU yang sedang mempraktekan opera.

“Sudahh sudahhh.. Hyung, aku masih punya satu kejutan lagi untukmu”

“Pasti ada yang gak beres lagi kan nihhh. Pasti mau macem-macem lagi nihhh”

“Bukan B1A4 namanya kalo gak aneh-aneh donkk.. Namanya juga B1A4: Binal 1 Alim 4” ucap Sandeul santai.

“Binal nya gue gitu??? Kamprett” Baro gak terima.

“Ahhh sudah jangan mengulur-ulur waktu lagi. Ayo kita ke depan bersama para BANA semuanya” ucap CNU.

“Nahhh kannn nahhh kannn feeling gue uda gak enak. Maenannya di depan pasti ada hubungannya ama air nihh”

“Btw, hyung betah amat disitu?” Gongchan melirik nakal kearah tangan Jinyoung yang masih menggenggam tanganmu. Jinyoung buru-buru melepaskan tangannya.

“Ahhh jeongmal mianhae” Jinyoung berulang kali membungkukan badannya.

“Ehemm ehemmm hyung.. Sudahhhh ayo ikut ke depan dijamin gak akan nyesel” Gongchan buru-buru menyeret Jinyoung keluar gedung diikuti dengan para BANA lainnya. Pemandangan yang pertama kali diliat oleh Jinyoung adalah ayah, ibu dan kakak perempuannya yang sedang memegang kue ulang tahun.

“Appa? Eomma? Noona?” Mata Jinyoung mulai berkaca-kaca. Jinyoung langsung menghambur ke pelukan orang tua nya beserta noona nya.

“Kenapa kalian bisa ada disini? Kata kalian, kalian gak sempet datang kesini?”

“Jangan panggil kita Bandeul kalau kita gak bisa membawa mereka kesini” Baro dan Sandeul berangkulan satu sama lain sambil membusungkan dada.

“Saengilchukahamnida, Youngie”

“Gumawo, noona”

“Ayo cepat tiup lilinnya lalu bagikan kue ini untuk para member B1A4 beserta para fans mu. Noona membuat kue ini sendiri lohhh”

“Jinjja?? Wahhh noona semakin mahir membuat kue” Jinyoung kemudian memejamkan matanya perlahan dan ia pun meniup lilin yang bertuliskan angka 21.

“Sekarang aku akan membagikan kue ini untuk para member B1A4 tapiiii kusuapi mereka satu persatu”

“Emohh emohhh. Pasti kita mau disiksa. Kalau Jinyoung hyung yang nyuapin, mulutku bisa pindah ke idung” Baro menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Enggak akan kok.” Jinyoung mulai memotong-motong kue ulang tahun dengan dibantu noona nya. Pertama, Jinyoung menyuapi Gongchan dan CNU dan semuanya berjalan normal. Tapi begitu Jinyoung menyuapi Baro dan Sandeul, semuanya langsung berubah jadi gak normal.

“Enak gak kue nyaa?? Enakk kann??” Ucap Jinyoung dengan penuh penekanan sambil menyuapi paksa anak bebek dan anak hamster ini hingga mulut mereka belepotan krim.

“Enak kok.. Uenakk tenannn” Baro dan Sandeul mengacungkan kedua jempolnya bersamaan.

“Lalu aku akan memberikan kue spesial ini untuk….” Jinyoung tampak celingukan mencari sosok seseorang. Nampaknya ia sudah menemukan sosok yang ia cari untuk menerima kue spesial ini. Jinyoung pun tersenyum dan ia mulai berjalan perlahan menuju orang yang akan diberikan kue spesial itu.

“Kamu mau kan menerima kue dariku?” Jinyoung tepat berdiri di hadapanmu dengan senyum mautnya dan kontan kakimu kembali gemetaran. Kau langsung mematung di tempat entah ini mimpi atau nyata. Dengan tangan yang setengah gemetaran, kau mulai mengambil kue ulang tahun itu dari tangan Jinyoung.

“Emmm.. Kamsahamnida” Kau berbicara terbata-bata saking gugupnya dan membungkukan badanmu lalu dibalas dengan bungkukan badan Jinyoung. Seulas senyum maut masih tersungging di bibir Jinyoung.

“HYUNG!!! Kau harus terima pembalasan kami karena sudah memperlakukan kami seperti tadi!!!” Teriak Baro dan Sandeul dari belakang. Ketika Jinyoung menoleh, ia dihadiahi siraman air dari Baro dan senyum penuh kemenangan Baro. Baru disadari bahwa sekarang kamu hanya berdiri berdua dengan Jinyoung ditengah-tengah sementara yang lain sudah menyingkir sehingga kamu pun ikut kecipratan air..

“HAPPY ROMANTIC JINYOUNG DAY!!!” Ucap BANA secara berbarengan sementara para member B1A4 yang lain meniup terompet.

   

                                                 THE END

11월 18, 2011 - Posted by | B1A4, Fan Fiction | , , , , , , ,

댓글 한 개 »

  1. REALLY GOOD

    댓글 by Yoon hye mi | 9월 3, 2012 | 응답


답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

%s에 연결하는 중

%d 블로거가 이것을 좋아합니다: